Pilkada DKI Jakarta sudah berada di akhir dengan menghasilkan pemenang yaitu Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang berhasil mengalahkan Gubernur Petahana yaitu Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.
Walau masa Pilkada sudah usai, tetapi para netizen sepertinya masih belum bisa move on secara penuh dengan masih membicarakan soal Pilkada DKI Jakarta.
Postingan Dosen UI
Salah satu diantaranya adalah pengamat komunikasi yang berasal dari Universitas Indonesia (UI), Ade Armando yang tengah jadi perbincangan lewat postingannya.
Di dalam postingannya, Ia menyatakan pendapatnya soal Pilgub DKI yang membuatnya kecewa. Ia menganggap bahwa kekalahan Ahok membuktikan bahwa DKI Jakarta dihuni lebih banyak oleh orang-orang bodoh ketimbang orang pintar.
"Orang pintar milih Ahok. Orang bodoh milih Anies. Jadi kalau sekarang Ahok kalah artinya jumlah orang bodoh jauh lebih banyak daripada orang pinter. Simpelkan?," tulisnya seperti disalin ItuSalah.com dari laman facebook miliknya.
Komentar Netizen
Sontak saja, status itu pun langsung mendapatkan ragam reaksi dari para netizen lainnya. Terpantau sudah ada ratusan orang yang membagikan statusnya tersebut.
"kalo mengatakan pendukung anies orang bodoh termasuk perbuatan tidak menyenangkan dan menimbulkan keresahan tidak ya? kalo iya polisikan saja si ade ini," salah satu komentar netizen lainnya, Ali Wardana.
"Pertandingan sdh selesai...Pemenang PASLON 3...SELAMET....Nah sdh harus akur lagi yeeee," komentar lain dari Jajang Hadianto.
Alasan Ade Armando
Pada waktu dikonfirmasi, Ade membenarkan bahwa status facebook yang ditulis olehnya itu memang tulisan tangannya sendiri. Ia mengatakan bahwa mempunyai alasan tersendiri kenapa Ia menulis status kontroversial seperti itu.
"Benar itu saya yang tulis. Kan selama ini pendukung Ahok dihina kalau dukung Ahok kafir masuk neraka, enggak boleh disalati, itu merendahkan dan parah kan?," ujar Ade.
Kenapa Warga DKI tak pilih Ahok?
Ia turut mempertanyakan alasan warga DKI Jakarta kenapa tidak memilih Ahok, padahal sudah jelas bahwa menurutnya Ahok sangatlah bagus di dalam memberikan pelayanan di DKI Jakarta sebagai Gubernur.
"Ini penilaian saya. Kok orang bagus enggak dipilih?," ungkapnya.
"Kita lihat pas Ahok kalah tiba-tiba isu penistaan agama meredup, kemarin jaksa cuma tuntut Ahok satu tahun penjara biasa-biasa saja enggak ada yang protes," terangnya.
(itusalah/merdeka)

0 Response to ""Pemilih Anies-Sandi Orang Bodoh? Jangan Berhenti, Baca dulu Alasan Dosen UI ini Tulis Status begitu...""
Post a Comment